Jasmine Lemon

Nama Latin :

  • Jasmine: Jasminum officinalle L.
  • Lemon: Citrus limon L.

Deskripsi Umum

Tanaman melati merupakan salah satu tanaman bunga hias yang telah banyak dikenal masyarakat Indonesia. Tanaman melati merupakan tanaman hias tropik yang berasal dari berbagai daerah di Asia, Afrika dan Australia. Lingkungan tumbuh yang cocok untuk tanaman melati yaitu iklim panas tropik dan lebih disenangi pada tanah yang ringan dan berdrainase baik, kaya bahan organik dengan kelembaban baik. Namun demikian melati juga banyak ditanam pada tanah yang bervariasi jenisnya. Untuk budidaya melati secara komersial diperlukan tanah yang remah, porus, berpasir dan juga kaya bahan organik yang telah terdekomposisi (Handayani, 2006).
Tanaman jeruk lemon merupakan tanaman asli Asia Tenggara yang termasuk salah satu jenis tumbuhan perdu yang banyak memiliki dahan dan ranting dengan tinggi maksimal mencapai 10-15 kaki (3-6 m). Lemon memiliki batang berduri, daun hijau dan lonjong, bunga berbentuk oval dan berwarna putih dengan garis-garis ungu didalamnya. Lemon pertama kali tumbuh di India, Burma Utara, dan Cina dan dapat tumbuh dengan baik di dataran rendah sampai ketinggian 800 meter di atas permukaan laut. Budidaya jeruk lemon atau Citrus limon di Indonesia berada di pulau Jawa (Azhar et al., 2018).

Manfaat & Khasiat

Manfaat tanaman melati sebagai tanaman hias bunganya dapat digunakan sebagai pewangi teh, penghias pengantin, kosmetik, obat tradisional dan bahan parfum, sedangkan akar, batang dan daun juga digunakan sebagai obat tradisional, kandungan kimia pada bunga melati yaitu indol, benzyl, livalyacetat, dipercaya dapat mengobati penyakit seperti, sakit kepala, sesak nafas, demam, kelebihan ASI dan sakit mata (Novi dan Rizki, 2014).

Manfaat tanaman jeruk lemon pada bagian air perasannya digunakan sebagai bahan  makanan  baik  untuk  konsumsi  komersial  maupun  rumahan,  dan bernilai, kulit  buah  lemon  bisa dimanfaatkan sebagai hiasan dan penyedap serta merupakan  sumber utama minyak esensial dan aroma senyawa komersial. Jeruk lemon mengandung flavonoid, asam folat, tanin, vitamin (C, A, B1 dan P) dan juga mengandung mineral yang dapat memperlancar aliran darah, memenuhi kebutuhan vitamin C, menurunkan kadar kolesterol dalam darah, mencegah kanker usus dan radang usus dengan mengeluarkan butyric acid dalam usus besar, mencegah kanker payudara, kanker prostat, kanker ovarium, mencegah premenstruasi sindrom dengan mendorong glucoronidation dan mengurangi kadar polusi dalam tubuh (Krisnawan et al., 2017).

Jurnal Pendukung

Azhar, Q., Ratna S. dan Lisa O. 2018. Efektivitas Minyak Atsiri Buah Jeruk Lemon (Citrus limon L.) Dalam Menghambat Pertumbuhan. Thesis. Fakultas Kedokteran Gigi, Universitas Muhammadiyah Semarang.

Handayani, T. 2006. Pembibitan Secara Stek-Mini Tanaman Melati [Jasminum sambac (L.) Aiton]. Jurnal Sains dan Teknologi Indonesia, 8(1): 21-25.

Krisnawan, A., Ryanto B., Devi R. dan Weilinten S. 2017. Potensi Antioksidan Ekstrak Kulit dan Perasan Daging Buah Lemon (Citrus Lemon) Lokal dan Impor. Prosiding Seminar Nasional, 30-34.

Novi dan Rizki. 2014. Induksi Pemekaran Bunga (Anthesis) Tanaman Melati Putih (Jasminum sambac L. W. Ait) Dengan Pemberian Paclobutrazolpada Beberapa Konsentrasi. Jurnal Pelangi, 7(1): 120-125.